Penelitian dengan lokus di Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, bertujuan untuk: (1) menganalisis pola pengelolaan sumber daya pesisir berbasis nilai-nilai kearifan lokal etnis Tolaki; (2) mengkaji perubahan nilai-nilai kearifan lokal sebagai dampak dari modernisasi dan kapitalisme; dan (3) menganalisis konsekuensi perubahan nilai-nilai kearifan lokal terhadap
Rumah adat Sulawesi Tenggara yang pertama ini disebut dengan rumah adat banua tada. Rumah adat ini dibangun dengan bahan kayu serta berbentuk panggung. Dalam proses pembangunannya biasanya dibangun tanpa menggunakan paku. Rumah adat banua tada bisa ditemukan di wilayah Pulau Buton dan umumnya ditinggali oleh masyarakat suku Wolio.
Pohon Sagu dalam Dimensi Masyarakat Suku Tolaki ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya, Vol. 10, No. 3, Oktober 2021: 323 – 342 ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya, Vol. 10, No. 3, Oktober 2021
Senin, 22 Februari 2021, pagi dengan cuaca cerah, agak menyengat, Tim Pelindungan Sastra (Zakiyah M. Husba, S.S., Heksa Biopsi P. H., S.S., M.Hum., Rahmawati, S.S., M
Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s.
cerita rakyat sulawesi tenggara suku tolaki